Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan – Dua korban yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat bencana alam longsor di Lumban Sihotang, Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat, 28 November 2025 sekitar pukul 18.00 WIB. Kedua korban tersebut diketahui bernama Op Ronasi Boru Manullang dan Nardo Sihotang.
Penemuan para korban merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, TNI-Polri, instansi terkait, pemerintah desa, hingga masyarakat sekitar. Tim bekerja secara estafet menyingkirkan material longsor berupa lumpur dan batu yang menutup akses jalan, sekaligus melakukan pencarian korban yang dilaporkan hilang.
Berdasarkan data posko bencana, musibah banjir dan longsor di Desa Panggugunan tidak hanya merusak rumah warga dan kawasan pertanian, namun juga menimbulkan korban jiwa. Empat orang tercatat meninggal dunia, di mana dua di antaranya baru ditemukan pada Jumat sore, sementara dua korban lainnya masih dalam pencarian.
Selain korban meninggal, bencana ini juga mengakibatkan 10 warga mengalami luka berat dan ringan. Mereka telah dievakuasi ke RSUD Doloksanggul untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga laporan terakhir, 6 pasien masih menjalani perawatan, 3 sudah diperbolehkan pulang, dan 1 pasien harus dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani untuk pemasangan pen di bagian kaki.
Upaya pencarian dan penanganan darurat masih terus dilakukan oleh tim gabungan, sementara pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak stabil.29/11/25

