Pantai Cermi, Kab Serdang Bedagai –Sebanyak 33 siswa Sekolah Lansia Rehat Madu Standar I (S1) Desa Gunung Pane menutup rangkaian program pembelajaran tahun 2025 dengan kegiatan study tour ke Pantai Ingga Seafood, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Sabtu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian akhir dari program Sekolah Lansia Rehat Madu yang sebelumnya telah melaksanakan proses pembelajaran dan wisuda.
Study tour tersebut diikuti oleh seluruh siswa lansia beserta pengurus Sekolah Lansia, Kepala Desa Gunung Pane beserta istri, serta tim pendamping lainnya. Suasana penuh kebahagiaan tampak dari para peserta yang menikmati kegiatan rekreasi dan kebersamaan di tepi pantai. Bagi para lansia, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang sebelumnya tidak pernah mereka bayangkan.
Salah satu siswa lansia, Nek Ponirah (82), warga Dusun II Desa Gunung Pane, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya saat diwawancarai awak media. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Gunung Pane yang telah menggagas dan memperhatikan keberadaan para lansia melalui program Sekolah Lansia Rehat Madu. Menurutnya, perhatian tersebut tidak hanya berupa pembelajaran dan wisuda, tetapi juga kesempatan untuk melakukan kegiatan penyegaran seperti study tour.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa. Kami para lansia diperhatikan kesehatannya, diberi pembelajaran, diwisuda, dan hari ini diajak refreshing ke pantai. Semua ini di luar dugaan kami,” ujar Nek Ponirah. Ia juga berharap agar Sekolah Lansia Rehat Madu dapat terus berlanjut dan mengajak para lansia lainnya untuk ikut bergabung karena manfaat yang dirasakan sangat besar.
Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh siswa lansia lainnya, Ibu Nuraini (76), warga Dusun I Desa Gunung Pane. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Gunung Pane beserta istri, serta kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Delpin Barus, ST, yang telah membantu pengadaan bus sehingga para siswa lansia dapat mengikuti study tour dengan nyaman dan aman. Ibu Nuraini mendoakan agar seluruh pihak yang telah membantu senantiasa diberi kesehatan dan kesuksesan.
Di sela-sela kegiatan, Kepala Desa Gunung Pane menyampaikan rencana keberlanjutan Sekolah Lansia Rehat Madu. Ia menjelaskan bahwa pada Februari 2026, program Sekolah Lansia akan kembali dilanjutkan dengan membuka dua kelas, yakni kelas Standar I (S1) dan kelas Standar II (S2). Program ini bertujuan agar para lansia di Desa Gunung Pane dapat terus menjalani kehidupan sehari-hari dengan bahagia, sehat, dan produktif.
Kepala Desa juga menegaskan bahwa pendaftaran siswa Sekolah Lansia Rehat Madu sudah dapat dilakukan mulai pertengahan Januari 2026. Ia memastikan bahwa seluruh kegiatan Sekolah Lansia bersifat gratis dan tidak dipungut biaya sedikit pun. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendukung program tersebut sebagai bentuk perhatian dan penghormatan kepada para lansia.
Dengan berakhirnya kegiatan study tour ini, Sekolah Lansia Rehat Madu Standar I resmi menutup rangkaian program tahun 2025. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam menghadirkan layanan edukatif dan sosial yang berpihak pada kesejahteraan lansia.


