Sergai, SatellitNusantara.com
Rabu, 04-03-2026
Tim V Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyampaikan pesan moral dan penguatan nilai keislaman kepada para santri Pondok Pesantren PTIQ Pendidikan Jaya (Yaspenjab), Desa Penggalian, Kecamatan Tebing Syahbandar, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah yang bertujuan mempererat silaturahmi serta memperkuat pembinaan akhlak generasi muda Muslim di bulan suci.
Kunjungan dipimpin Staf Ahli Bupati Sergai, Drs Akmal, selaku Ketua Tim V Safari Ramadan. Rombongan disambut Ketua Yayasan PTIQ Pendidikan Jaya Penggalian, Ustadz Ahmad, S.Pd.I, bersama para santri dan pengurus pesantren di Masjid Annur lingkungan pondok.
Dalam sambutannya, Akmal menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sergai terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membina karakter dan menanamkan nilai-nilai Islam yang moderat di tengah tantangan krisis moral dan pengaruh negatif perkembangan zaman.
“Pesantren adalah benteng akhlak generasi muda. Melalui momentum puasa Ramadan, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Ahmad menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia mengaku bangga karena ini merupakan kunjungan pertama Tim Safari Ramadan ke pesantren yang dipimpinnya. Pihaknya juga menitipkan salam kepada Bupati Sergai H Darma Wijaya dan Wakil Bupati H Adlin Tambunan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz H Zainuddin Purba mengingatkan bahwa puasa sebagaimana diperintahkan Allah SWT dalam Al-Qur’an bertujuan membentuk insan bertakwa. Ia menyebut para santri sebagai “fajar baru” yang kelak menerangi masa depan umat dan bangsa.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta penyerahan bantuan dari pemerintah daerah kepada pihak pesantren sebagai wujud dukungan terhadap pendidikan Islam di Kabupaten Sergai. Turut hadir sejumlah pejabat daerah, unsur TNI-Polri, dan tokoh masyarakat setempat.


