Saturday, 30 August 2025

MENU

Kisah Pilu Anak 10 Tahun di Hilikara, Nias Selatan

Kisah Pilu Anak 10 Tahun di Hilikara, Nias Selatan

Kab Nias Selatan | satellitnusantara.com Di sebuah desa kecil di Hilikara, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, tersimpan kisah memilukan tentang seorang anak berusia 10 tahun yang sangat mederita. Sejak bayi, ia sudah kehilangan kasih sayang orang tuanya yang meninggal dunia.

Tanpa ada pilihan lain, ia diasuh oleh pamannya, yang diharapkan mampu merawat dan menyayanginya seperti anak sendiri. Namun, harapan itu jauh dari apa yang diharapkan justru berakhir menjadi mimpi buruk yang panjang buat anak ini.

Anak ini tumbuh dalam lingkungan yang penuh kekerasan dan tanpa kasih sayang dan cinta kasih. Setiap harinya, ia harus melakukan pekerjaan berat di rumah pamannya. Jika ia gagal atau melakukan kesalahan kecil, amarah pamannya meledak, sering kali berujung pada kekerasan fisik. Bahkan, suatu hari ia didorong hingga terjatuh, menyebabkan kakinya terluka parah dan patah. Karena tidak mendapat perawatan medis yang layak, kakinya menjadi cacat permanen.

Tak hanya kekerasan fisik, anak ini juga mengalami penderitaan dari segi kebutuhan dasar. Ia sering dibiarkan kelaparan selama berhari-hari. Ketika akhirnya diberi makan, yang tersedia hanyalah nasi basi yang tidak layak untuk dimakan. Tubuhnya yang kecil dan kurus sering kali terlihat lemah, tetapi ia terus bertahan dengan sisa-sisa harapan yang ada di hatinya.

Kisah ini akhirnya terungkap setelah seorang warga yang peduli menyebarkan informasi ke media sosial. Dalam waktu singkat, kasus ini viral dan mengundang perhatian publik. Banyak orang tersentuh dengan cerita pilu anak ini, dan desakan kepada pihak berwenang untuk segera bertindak semakin besar.

Menyikapi hal ini, pihak kepolisian dari Polres Kabupaten Nias Selatan bergerak cepat. Mereka langsung turun ke lokasi kejadian untuk menyelidiki kebenaran kasus ini dan memastikan keselamatan sang anak. Keberanian anak ini untuk memberikan kesaksian telah membuka tabir kegelapan yang selama ini menyelimuti hidupnya.

Kini, perhatian masyarakat dan aparat penegak hukum tertuju pada anak ini. Banyak pihak berharap ia mendapatkan perlindungan yang layak, perawatan medis, dan kesempatan untuk hidup dengan lebih baik. Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga hak-hak anak dan melindungi mereka dari segala bentuk kekerasan.

*( Rilis)*

Berita Terbaru

Guyub dan Meriah,Warga Dusun XV Desa Firdaus Rayakan HUT RI,Lomba Memancing Ikan Lele,
17 Agu

Guyub dan Meriah,Warga Dusun XV Desa Firdaus Rayakan HUT RI,Lomba Memancing Ikan Lele,

Sergai || Satellitnusantara.com Mengisi semarak Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia Warga menggelar lomba memancing ikan lele dengan memanfaatkan

Kantor Desa Tutup Saat Jam Kantor, APBDes Tidak Terpasang: Kades Limau Mungkur Beri Penjelasan
17 Agu

Kantor Desa Tutup Saat Jam Kantor, APBDes Tidak Terpasang: Kades Limau Mungkur Beri Penjelasan

Deli Serdang || Satellitnusantara.com Berdasarkan pantauan awak media yang tak sengaja melintasi jalan lintas limau Mungkur menuju talun kenas, namun

Semarak Pesta Rakyat HUT ke-80 RI, MPC Pemuda Pancasila Sergai Kolaborasi dengan Sahabat Banai di Perbaungan
17 Agu

Semarak Pesta Rakyat HUT ke-80 RI, MPC Pemuda Pancasila Sergai Kolaborasi dengan Sahabat Banai di Perbaungan

Sergai || Satellitnusantara.com Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila

Pemuda Pancasila Sei Rampah Ikut Warnai Upacara HUT ke-80 RI di Sergai
17 Agu

Pemuda Pancasila Sei Rampah Ikut Warnai Upacara HUT ke-80 RI di Sergai

Sergai || Satellitnusantara.com Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Sei Rampah menunjukkan dukungan penuh terhadap Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) dengan

Somasi Kedua, Warga Guntung Tak Gentar Hadapi PT Pupuk Kaltim
16 Agu

Somasi Kedua, Warga Guntung Tak Gentar Hadapi PT Pupuk Kaltim

Kaltim, Kab Berau || Satellitnusantara.com Kuasa pengurus lahan milik sejumlah warga Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kaltim Syahrudin, kembali melayangkan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai Dedy Iskandar meninjau langsung pelaksanaan Program Oplah di Kecamatan Tanjung Beringin.
16 Agu

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai Dedy Iskandar meninjau langsung pelaksanaan Program Oplah di Kecamatan Tanjung Beringin.

Sergai || Satellitnusantara.com Program Optimasi Lahan Sawah (Oplah) dan Brigade Pangan (BP) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai pada 2024–2025