Kab Batu Bara – Masyarakat Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kembali protes kinerja kepala desa yang dianggap tidak adil dan tidak transparan dalam pengelolaan dana desa. Banyak desa di Batu Bara yang tidak mengalami pembangunan struktur desa, sementara Alokasi Dana Desa (ADD) lenyap tanpa jejak.
Inspektorat Kabupaten Batu Bara juga dikritik karena tidak efektif dalam menangani laporan masyarakat (DUMAS),banyak laporan yang membeku tanpa tindakan, diduga karena adanya sogokan dari kepala desa kepada pejabat terkait.
“Inspektorat tidak berkutik untuk menangani masalah laporan masyarakat. Ada apa dengan inspektorat? Kami yakin sekali bahwa pejabat terkait telah menerima amplop sogokan dari kepala desa,” kata salah satu warga.
Masyarakat dan LSM juga mempertanyakan kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kejaksaan yang tidak efektif dalam mengawasi pengelolaan dana desa. Mereka meminta agar pejabat terkait segera mengambil tindakan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.
“Jika tidak cepat pejabat mengambil langkah, maka jangan salahkan masyarakat mengambil tindakan dan keputusan,” tegas warga.
Kepala desa harus transparan dalam pengelolaan dana desa,dan Inspektorat harus melakukan audit mendalam terhadap penggunaan dana desa. Pejabat terkait harus mengambil tindakan tegas terhadap kepala desa yang diduga melakukan korupsi.
Pemerintah diharapkan dapat mengambil tindakan tegas untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. 6/1/2025

